“Nada nada yang minor. Lagu perselingkuhan. Atas nama pasar semuanya begitu klise.. Elegi patah hati. Ode pengusir rindu. Atas nama pasar semuanya begitu banal.. Lagu cinta melulu. Kita memang benar benar melayu. Suka mendayu dayu. Apa memang karena kuping melayu. Suka yang sendu sendu…”

Bait tersebut merupakan cuplikan lirik lagu “Lagu Cinta Melulu”. Jika kita amati, lirik pada lagu tersebut cukup menggelitik karena Efek Rumah Kaca, band indie yang mencipta dan mempopulerkan lagu tersebut, cukup pintar menyinggung musik Indonesia yang saat ini sudah saatnya menuai kritik. Mayor label saat ini sedang getol- getolnya mengorbitkan band- band beraliran pop rock atau bahkan pop melayu yang memiliki format tampilan, formasi, dan cara bermusik yang hampir sama. Tidak ada ciri khusus yang dapat membedakan band satu dengan band yang lain. Band- band baru yang banyak bermunculan saat ini rata- rata mengaku mengusung aliran pop rock. Padahal jika kita amati kadang hanya gaya rambut, celana, dan cara berpakaian mereka saja yang menunjukkan sifat pop rock mereka. Selebihnya, dari segi musikalitas mereka hanya memainkan nada- nada pop minor yang sendu dan bertemakan patah hati, perselingkuhan, dan keputusasaan seseorang terhadap cinta. Banyak diantaranya bahkan dinyanyikan dengan cengkok vokal melayu yang dibumbui dengan distorsi gitar listrik agar tampak lebih nge- rock. Apakah ini benar- benar cerminan kreatifitas musisi Indonesia saat ini? Atau mereka hanya mementingkan nilai komersil daripada nilai rasa dalam mencipta lagu? Industri musik kita saat ini bisa dibilang mengalami kemunduran. Dulu musik merupakan wadah dan sarana para musisi band untuk menelurkan karya- karnyanya yang berkiblat pada kreativitas dan kepuasan sang Penulis lagu. Musik dinilai harus memiliki rasa, yaitu bagaimana sang Penulis mendapat kepuasan dalam membuat lagu dan lebih lagi bagaimana lagu tersebut memiliki bobot yang dapat membuat penikmat musik tidak jenuh dan ingin terus mendengarnya. Namun saat ini yang terjadi adalah sebaliknya. Banyak musisi yang berubah kiblat menjadi penulis lagu yang hanya berorientasi pada rating atau selera pasar. Musik yang seharusnya independen dan bebas berekspresi kini malah seperti sinetron yang memiliki sutradara untuk mengatur gerak- gerik dan arah mana yang harus dituju.Perubahan cara pandang ini kemungkinan disebabkan karena munculnya satu band yang mengaku mengusung aliran pop rock—yang padahal pada kenyataannya musik mereka bersifat kemelayu- melayuan dan bertemakan percintaan miris— yang lagu- lagunya mendapat rating tinggi di pasaran, dan kemudian band tersebut menjadi kiblat baru atas industri munculnya band- band baru. Dampak akhirnya pun dapat kita tebak; industri rekaman dan produser akhirnya mengikuti selera pasar yang pada akhirnya akan terus- terusan mengorbitkan band- band baru dengan tema yang sama. Kreatifitas musisi band pun terkotaki dengan adanya fenomena tersebut. Ada sebuah band jebolan ajang pencarian band yang terpaksa mengubah haluannya menjadi pop sendu ala orang patah hati karena permintaan (atau mungkin paksaan) dari pihak label mayor, padahal sebelumnya mereka memainkan lagu pop rancak dan bersemangat. Saat ini pun label mayor dengan hak absolutnya tak segan- segan menolak mengorbitkan band yang mencipta dengan rasa. Mereka menganggap bahwa lagu- lagu dengan musik dan lirik yang berbobot terlalu berat untuk pasar Indonesia dibandingkan lagu- lagu dengan tema keputusasaan dan perselingkuhan. Hal ini menyebabkan band- band yang memang berniat menjadi band terkenal akhirnya terpaksa merubah haluan demi tercapainya cita- cita, meskipun harus mencipta lagu tanpa rasa tentunya. Musik yang itu- itu saja lama kelamaan membuat para pendengar jenuh. Banyak penikmat musik yang saat ini lebih suka mendengarkan musik dari band- band luar negeri. Musik luar negeri dengan kemasan yang lebih elegan, berkarakter, dan lebih memiliki “rasa” dirasa berbeda dengan musik dalam negeri dapat menjadi pelarian bagi mereka- mereka yang jenuh dengan musik termehek- mehek ala musisi dalam negeri. Haruskah penikmat musik Indonesia kehilangan rasa cintanya pada musik dalam negeri karena hilangnya nilai rasa pada setiap nada yang tercipta dari band- band dalam negeri yang termakan racun komersial? Bait lagu “Lagu Cinta Melulu” tersebut di atas seharunya dapat menjadi cermin bagi pada pelaku industri musik, terutama bagi para produser. Pada kenyataannya tidak hanya satu dua orang saja yang jenuh pada musikalitas negeri saat ini dan itu sekiranya dapat menjadi cambuk agar mereka lebih memfiltrasi band- band agar tidak terjadi stereotype (kesamaan yang identik) dan agar lebih mempertimbangkan band- band yang lebih memiliki “rasa” daripada terus menerus mempertimbangkan rating pasar yang hanya akan menghambat kreativitas musisi dan menjenuhkan telinga penikmat musik. Masih banyak warna musik yang sedang berkembang dan menanti para produser untuk memetik buah kreativitas mereka demi menyelamatkan nasib dunia musik Indonesia, misalnya warna musik pop yang dipadukan dengan soul, R&B, jazz, funk, dan lain sebagainya. Semoga angin segar cepat berhembus di industri musik Indonesia saat ini.

*note : sebenarnya ini tugas essay B.Indonesia saya. :)

3 days before National Exam. errrrrr. feel not ready yet. worried. they seems so frightening. :(
however, ready or not we have to face it. just praying for the best to Him. and also praying for my schoolmates, so we can be 100% graduated from beloved Eight Senior Highschool, together. :)

think positive.
think clearly.
get myself closer to Him.
(they seems very easy to say but yeaa.. i’m still trying to do these) :p

everyone, wish me luck ! :D
God, help me to do my best. :)

Shift + Del. Enter.

F5. F5. F5.

Start. Shutdown.

semoga semua kenangan ikut terhapus. :)

kapan gerimis tak henti ?

kapan pelangi kembali ?

kapan kita bersama lagi ?

seperti yang kita ketahui, pemilu 2009 kali ini berjalan dengan kurang baik. bahkan banyak yang berpendapat bahwa pemilu 2009 adalah pemilu terburuk yang ada dibandingkan dengan dua pemilu sebelumnya. salah satu masalah yang terjadi adalah tidak terdaftarnya calon pemilih tetap di hampir semua daerah pemilihan, tak terkecuali yogyakarta. di yogyakarta bahkan sempat terjadi aksi massa di kantor KPUD DIY dari kelompok warga papua yang tidak mendapatkan hak pilihnya. saya sempat menonton berita tersebut di TV bahwa kelompok massa tersebut hampir berbuat anarki terhadap polisi yang berjaga di KPUD. ada yang membawa panah ala papua, bahkan ada juga yang sampai menempeleng salah satu polisi. hal ini sungguh sangat disayangkan. karena sebetulnya, entah mereka sadari atau tidak, penduduk pribumi kota yogyakarta sendiri pun banyak yang tidak mendapat undangan mencontreng dan bahkan tidak terdaftar sehingga kehilangan hak pilihnya. keluarga saya misalnya, tidak ada satu anggota keluarga pun yang terdaftar. kasus keluarga saya hanyalah contoh kecil saja. namun kami sendiri tidak melakukan hal- hal yang anarki. kami hanya mengkomplain ke pihak RT, sehingga nantinya di pemilihan presiden hal- hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.

 

berbicara masalah tidak terdaftarnya calon pemilih tetap, keluarga bude saya yang berada di daerah Kebayoran Baru, Jakarta juga mengalami hal serupa. keluarga beliau terdiri dari suami, istri, 2 anak yang sudah berKTP, dan 1 anak yang belum berKTP. kalau dilihat sepintas, seharusnya keluarga bude saya mendapatkan 4 undangan mencontreng. namun yang terjadi adalah yang mendapat undangan adalah suami (pakde saya) dan tante saya yang sudah tidak tinggal lagi dirumah tersebut sejak lebih dari 10 tahun yang lalu dan sudah tidak terdaftar lagi di C1 yang baru. pada akhirnya, demi menyuarakan aspirasi, bude saya mencontreng atas nama tante saya. yang kemudian menjadi ketakutan saya adalah adanya pemilih ganda atau pemilih yang tidak terdaftar yang kemudian mencontreng dengan nama orang lain yang sebetulnya terdaftar tapi tidak diundang, demi kepentingan oknum- oknum tertentu.

 

pertanyaan yang kemudian muncul, mengapa hal- hal semacam ini bisa terjadi ? adakah kecurangan- kecurangan yang dilakukan oleh oknum- oknum tertentu ? berapa banyakkah orang- orang yang telah menggunakan hak pilihnya atas nama orang lain ? karena hal- hal yang terjadi di sekitar saya hanyalah secuil dari banyaknya kasus yang terjadi di seluruh neggeri ini. kalau hanya satu-dua saja, oke lah. mungkin memang kesalahan atau ketidaksengajaan di daerah tertentu saja. kalau hampir seluruh negeri merasakan hal serupa, apa ini juga disebut ketidaksengajaan ?

well, after all this time i’ve dissapeared from this blog, finally i come back again with my brand new self. halah apan sih.. :D

yang jelas, dengan adanya postingan yang ini, maka telah kuputuskan ! kubulatkan tekat ! kuacungkan jempol tangan ! (kok jempol tangan ya) kuacungkan tangan ! dan kuikrarkan.. bahwasanya.. saya akan KEMBALI POSTING DI BLOG INI ! :D

 

welcome everyone ! just sit back and enjoy it. :D

dah lama juga gg login blog. dah lama gg bercuap2 di sini. hho.

hari ini keadaanku (bisa dibilang) sangat kacau. kalut. about to go stress n crazy lah pokoknya. hari ini aku ngalamin kejadian yang sangat ngga ngenakin. here it goes..

hari ini, bangun-males2an- mandi (akhirnya mandi juga) – sarapan – brantem dikit sama si emak- brangkat ke Roti Kecil buat teken kontrak sponsorship Eightivity. sampe sana, ternyata belom bisa dipastiin sama mrekanya berapa banyak diskon yang mau dikasih. so, ngacir lah saya ke skula. sampe sana, diingetin banyak orang kalo belom ngerjain tugas kimia : bikin slide ppt. pake basa inggris tentang Larutan Buffer !! DENG-DENG!! DENG-DENG!! (sound effect di sinetron2, trus muka di zoom in – zoom out). mampus lah saya. ternyata tinggal kelompok saya saja yang belom garap. bagus sekali ! :(

karena dhe lagi sibuk n icun baru balik dari palembang, saya lah yang menjadi tumbal ngerjain tugas tersebut. untung ada Oom Wiki si ensiklopedia pintar itu. kopi paste aja dah jadi deh slidenya. hahaha. :D

then,

Fadhlul, sang ketua Eightivity itu, memberi sebuah falshdisk yang isinya crew n personil Souljah yang mo manggung di skula ku. dia nyuruh aku booking tiket di travel agent punya kenalan bapakku. okai tokai boss ! saya laksanakan as a good worker.

sebelum ke travel agent, aku mampir makan2 pempek aseli palembang di rumah icun. then at 2 o’clock i went to that travel agent. as my last visits, aku minta tolong ma kenalan bapakku buat check harga tiket termurah hari ini. maklum, harga tiket on-line jalan terus.

cari ini, cari itu. itung2ang ini, itung2an itu. ribet banget dah pokoknya ! seriuss ! nungguin (plus liat) temen bapak q berlomba2 booking biar gg keduluan travel agent lain. maklum, group sih.

setelah satu setengah jam utak atik komputer on-line tersebut, akhirnya kami berdua deal mau pake Lion yang jam 19.15. bukti booking nya diprint. abis itu kita itung2ang harga dan diskon2 dan sebagainya. harga per seat nya jatuhnya 589ribu. tapi tiba2, temenku telpon.

temen : “Bon, kamu dapet harga brapa ?”

bon : “589ribu. kenapa ?”

temen : “eh bon ! ibuku (yang kerja di travel agent) dapet 569ribu !! udah. pake ini aja yah ?!! kan murah ini..”

bon : “um.. eeeenng.. itu kelas apa ?”

temen : “itu kelas… Hotel”

bon : “oh.. kelas yang punyaku Bravo, setingkat di atas Hotel.”

temen : “Kita kan cari yang termurah bon ! pake punyaku ajalah ! ya ya ya ??!!”

jujur, dalem hati aku mangkeeeeel bangett ! sumpah ! aku sebel buanget. tapi akhirnya aku bilang “ya udah kalo gitu.”

dan temen bapak yang di travel agent itu bilang kalo di bironya dia, yang kelas Hotel ga kebuka harga2nya. dan itu kemungkinan dikarenakan ada travel agent laen yang udah lebih dulu booking. makanya travel agent ibunya temenku dapet murah. mungkin mereka udah nyolong start.

dan yang bikin aku sebel dan marah adalah, kenapa aku yang dipasrahin kalo ternyata ada temenku yang bahkan ibunya kerja di travel agent ?! aku kan gg usah SIA-SIAIN waktu temen bapakku itu untuk cariin dengan detail harga pesawat termurah. dan ini lebih ke masalah RELATIONSHIP. hubungan kerjasama antara aku dan travel agent tersebut. dengan temen bapakku tersebut. aku takut dia ngerasa kalo dia lagi dipermainkan sama anak SMA ingusan dan itu sangat tidak profesional. for ur info aja ya, aku udah minta tolong dia cariin harga mulai dari 2 minggu yang lalu. means that hubungan kami udah enak banget. dan terpaksa patah gara2 pembatalan sepihak itu.

and my fvcking personality is,

i can’t be angry with my friend. moreover she’s my close friend.

DAMN !!

aaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrrggggggggggghhhhhhhhhhhhh !!!!!!!!!!!!!!!!

dan yah.

itu terulang kembali, sodara2..

sekitar satu setengah minggu setelah kejadian ular jelmaan faris (bohong) itu ngendon di motor n udah berhasil dikeluarin, ada lagi ular yang betah ngendon di motor q. dan ini lebih parah sodara2.. kalo yang dulu unjuk gigi di parkiran, yang ini ularnya keluar tiba2 saat aku sedang mengendarai motor q tercinta di jalan.. (mata menerawang jauh. terdengar suara biola dari kejauhan.) tiba2 dari tempat spion kiri yang engga ada spionnya keluarlah itu si ular biadab. biadab ?? yeah! gg berperi ke-bonz-an banget !! udah ngagetin, pake nari2 segala pula keluarnya. padahal engga ada suling india yang mengantarnya keluar loh! mana pake acara klogetan di speedometer pula. x( udah gitu aq treak2 dengan lantangnya “ulaaaaarrr….ulaaaaaarrr !!!!!” tapi engga ada yang bantuin (ya iya lah! orang lagi jalan juga motornya! dodol! mana lo treak2 masih pake slayer lagi. dongok !)

akhirnya, karna gg ada orang yang bantuin, aku bantinglah itu.. ularnya??? bukan. tapi motornya.

ternyata cari perhatian dengan cara kek gini tuh mujarob lho !! serius! orang2 langsung pada nyamperin n nolongin. pas tu motor jatoh, ularnya ikutan lompat juga ternyata. trus dikejar sama salah seorang bapak2. pas udah ketangkep, dipegang pula itu ular olehnya. ampun deh! tau orang trauma gg c ??!! si bapak pemberani tapi nyebelin itu malah bilang “ini mbak ularnya. mau dibawa pulang lagi po piye ?”

“TTTTTIIIIIIIDDDDDDDAAAAAAAKKKKKKK…..!!!!!!!!!!!”

last week was a lucky week. yea yea.. Ndecith, band q, dua kali manggung dan dua-duanya pula qt dapet fee!! hwahaha! uang kas terisi kembali.. :D

hari jumat yang lalu, tanggal 25 april kmaren Ndecith dapet kehormatan buat ngisi acara pelantikan anggota Barindo (kalo gg salah gitu c acaranya) di Open Air Ramayana Ballet Prambanan. hohoho. meskipun sempat terjadi insiden terulang2nya bait trakhir “juwita malam” yang bikin Ngehek (dummer) ngos2an hampir mati kehabisan oksigen *berlebihan*, dan sempat menghilangnya suara sang Vokalis selama 2 detik, akhirnya show selesai juga dengan tepuk tangan yang membahana (kayaknya sih membahana. ah iya kok. eh masak sih ? ah iya. bodok ah! :9).

>> thanks to : dhdhew yang telah menjadi manager sehari (eh dua, mungkin tiga), yang telah susah payah setengah mati memperjuangkan fee qt jadi dua lembar, hho. pheetz yang jadi make up artist. kambink yang jadi dekdok n supir semalam, thx beib. mamah dhdhew yang ngasih job n fee, jgn bosen2 ya tant ! ;p. papah hunx yang ngasih suprot. mamahnya mas edo ‘07 yang minjemin kebaya merah yang keren skalee itu. pak akbar tanjung yang nonton. 1200 orang yang tepuk tangan. dan semwa pihak n crew yang telah membantu yang gg bisa disebutkan satu persatu. (note: uda kayak nerima penghargaan aja. gyahahaha)

trus, sabtunya qt didelegasikan (baca: disuruh) ngisi di Jogja Tipik. skul di undang ma jogja tipik buat jadi narasumber masalah aksel2 gitu. ruz pas acara seni nya qt disuruh ngisi gitu. untung aja vokalisnya gg disuruh nari juga kayak si wulan nari ingkling jongreng (ato apaa gt lupa namanya). benernya sih mau ya, cuma ya..level gwe tugh udagh yang nari2 di stej gitu dweh (ini omongan gg jelas. sori ya. ini yg nulis kepribadian q yang laen) -> padune mlipir. gyahaha. xD
>>thanks to : (lagi2) dhdhew yang (lagi2) menjadi manager (makanya jgn cuma sehari dua hari aja. berhari2 dunks say..). pak nur yang mendelegasikan (baca: menyuruh). ibu2 guru yang hadir dan memberi suprot. anak2 axel ‘08 n ‘09. crew yang bertugas. dan orang tua kami masing2. :)

kemaren sudah berlalu satu lagi event di Delayota tercinta.

DEBUT, Delayota Bikin Buat Try Out 2008.

yang telah disukseskan dengan seorang sekretaris yang lucu imut (tapi rada dongok) yaitu SAYA SENDIRI !!!! huakakakakakkaka!!!!!

so, telah diputuskan!

ada 2 jabatan yang tidak ingin saya jabat lagi, sodara2..

bendahara

dan SEKRETARIS!!!!!

tekanan batttttiiiiiiiiinnn……

T_____T

calendar

November 2009
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

cklicked

  • 40,759 clik(s)

a